Delegasi GPEI Bali pada Rakernas GPEI 2026 di Jakarta

Koperasi Petani Muda Keren Perkuat Akses Ekspor Produk Pertanian di Rakernas GPEI 2026

Jakarta – Ketua Koperasi Petani Muda Keren (PMK), A.A. Gede Agung Wedhatama, yang juga menjabat sebagai Direktur PT Bali Organik Subak dan Sekretaris Jenderal GPEI Bali, mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) ke-1 Tahun 2026 yang berlangsung pada 23–25 Agustus 2026 di Merlynn Park Hotel, Jakarta.
Delegasi GPEI Bali pada Rakernas GPEI 2026 di Jakarta
Rakernas GPEI 2026 mengangkat semangat peningkatan ekspor nasional dan devisa negara serta menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha ekspor dari berbagai daerah untuk memperkuat jejaring, bertukar pengalaman, dan membahas berbagai peluang serta tantangan perdagangan internasional. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, A.A. Gede Agung Wedhatama berkesempatan berdiskusi dengan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso serta Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding. Diskusi membahas peluang pengembangan ekspor, khususnya produk-produk pertanian yang sedang dikembangkan oleh Koperasi Petani Muda Keren bersama PT Bali Organik Subak.
Diskusi dalam Rakernas GPEI 2026 di Jakarta
Bagi Koperasi PMK, penguatan pasar ekspor bukan semata-mata tentang mengirim produk ke luar negeri. Ekspor merupakan bagian dari upaya membangun rantai nilai pertanian yang lebih kuat, sehingga produk petani memiliki akses pasar yang lebih luas, nilai tambah yang lebih baik, dan harga yang semakin stabil di tingkat produsen.
“Kami ingin produk pertanian yang dikembangkan bersama petani tidak berhenti di pasar lokal. Koperasi harus mampu membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor, sehingga nilai tambahnya dapat kembali dan dirasakan oleh petani,” ujar A.A. Gede Agung Wedhatama.
GPEI Bali mengikuti Rakernas GPEI 2026
Partisipasi dalam Rakernas GPEI juga menjadi momentum bagi Koperasi Petani Muda Keren untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah, lembaga karantina, asosiasi eksportir, serta pelaku usaha nasional dalam mendorong produk pertanian Bali dan Indonesia agar semakin kompetitif di pasar global. Melalui pengembangan ekosistem pertanian terintegrasi dari hulu hingga hilir, Koperasi PMK bersama PT Bali Organik Subak terus mendorong lahirnya petani dan produk pertanian yang siap memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun standar perdagangan internasional.