Petani Muda Keren Jadi Narasumber Ubud Food Festival 2026: Suarakan Realitas dan Masa Depan Petani
UBUD, BALI — Petani Muda Keren (PMK) kembali mendapat ruang dalam forum publik yang mempertemukan pelaku pangan, petani, akademisi, dan masyarakat. Ketua Petani Muda Keren, Agung Wedha, diundang sebagai panelis dalam Ubud Food Festival 2026 pada program Food for Thought bertajuk “A Farmer’s Life”.
Diskusi berlangsung pada 28 Mei 2026, pukul 12.15–13.15 WITA di Rumah Kayu, Taman Kuliner, Ubud. Dalam sesi tersebut, Agung Wedha berbagi panggung bersama Prof. Dr. Ir. Ni Luh Kartini, M.S. dan Yeni Aspini, dengan Rama Yudha Prasetya sebagai moderator.

Membawa Suara Petani ke Ruang Diskusi Pangan
Tema “A Farmer’s Life” mengangkat kehidupan petani hari ini yang menuntut ketangguhan, pengetahuan, dan kemampuan beradaptasi secara terus-menerus. Perubahan iklim dan kondisi lingkungan, dinamika pasar, perubahan pola konsumsi, serta meningkatnya tuntutan terhadap kualitas dan keberlanjutan menjadi bagian dari tantangan nyata yang dihadapi petani.
Bagi Petani Muda Keren, pertanian tidak cukup hanya berhenti pada proses budidaya. Petani harus menjadi bagian penting dari keseluruhan rantai nilai, mulai dari produksi, pengolahan, distribusi, pemasaran hingga akses kepada konsumen. Karena itu, PMK secara konsisten mendorong pendekatan integrated value chain agriculture agar petani memperoleh kepastian pasar, harga yang lebih baik, serta posisi tawar yang semakin kuat.
“Petani harus mampu bertahan, beradaptasi, dan naik kelas. Masa depan pertanian bukan hanya soal bagaimana kita menanam, tetapi bagaimana membangun ekosistem yang membuat petani memiliki akses pasar, nilai tambah, dan keberlanjutan usaha.”


Pertanian Berkelanjutan dan Regenerasi Petani
Partisipasi Petani Muda Keren di Ubud Food Festival 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan semangat regenerasi pertanian. PMK meyakini bahwa pertanian harus kembali menjadi sektor yang menarik bagi generasi muda: modern, produktif, berbasis teknologi, memiliki model bisnis yang sehat, namun tetap berpijak pada kearifan lokal dan kelestarian alam.
Visi pertanian organik dan ramah lingkungan menjadi salah satu fondasi gerakan PMK. Pertanian yang baik tidak hanya menghasilkan pangan berkualitas, tetapi juga menjaga kesuburan tanah, ekosistem, sumber daya air, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat desa.


Kehadiran PMK dalam forum Ubud Food Festival menunjukkan bahwa pengalaman petani di lapangan perlu menjadi bagian penting dalam percakapan mengenai masa depan pangan. Kolaborasi antara petani, akademisi, pelaku usaha, pemerintah, komunitas, dan konsumen diperlukan agar sistem pangan dapat tumbuh secara lebih adil, tangguh, dan berkelanjutan.

Petani Muda Keren — Bertani itu Keren. Membangun pertanian dari hulu sampai hilir untuk petani, konsumen, dan masa depan.
All Categories
Recent Posts
Petani Maju, Petani Bersatu
0811 396 2727
Call / WA



