smartfarming mikiko

INSTIPER x P4S Petani Muda Keren Series #4: Mengenal Smart Farming, IoT dan Persemaian bersama Mikiko

Bali — Setelah mempelajari budidaya hortikultura organik di P4S Petani Muda Keren Gobleg, mahasiswa INSTIPER Yogyakarta melanjutkan rangkaian PKL dengan memperdalam penerapan teknologi pertanian melalui pembelajaran smart farming dan persemaian bersama Mikiko Smart Farming yang dikomandani oleh Gede Wahyu Wiranata.
mikiko drip irrigation

Teknologi sebagai Alat Bantu Petani

Perkembangan pertanian modern menuntut kemampuan untuk menggabungkan pengalaman petani dengan data dan teknologi. Dalam pembelajaran ini, mahasiswa diperkenalkan pada perspektif bahwa smart farming bukan sekadar penggunaan perangkat digital, tetapi pendekatan untuk membantu proses budidaya menjadi lebih terukur, efisien dan mudah dipantau. Penerapan teknologi dapat membantu petani membaca kondisi lapangan, mengelola penggunaan air dan input secara lebih tepat, serta mendukung pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang lebih baik.
pompoa driptape dan sprinkler mikiko

Persemaian, Awal dari Produksi yang Berkualitas

Selain teknologi, mahasiswa juga mempelajari pentingnya tahap persemaian. Bibit yang sehat dan seragam menjadi salah satu fondasi untuk membangun produksi yang berkualitas. Dari tahap awal inilah mahasiswa dapat melihat bahwa keberhasilan budidaya merupakan hasil dari rangkaian proses yang saling berhubungan. Pengalaman ini melengkapi pembelajaran sebelumnya di lahan. Mahasiswa tidak hanya memahami apa yang harus dilakukan terhadap tanaman, tetapi juga bagaimana sistem, teknologi dan pencatatan dapat membantu meningkatkan ketepatan dalam pengelolaan pertanian.

IoT dan Masa Depan Pertanian

Salah satu arah penting transformasi pertanian adalah pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk menghubungkan sensor, perangkat, data dan aktivitas budidaya. Bagi generasi muda, teknologi membuka ruang baru agar pertanian tidak lagi dipandang hanya sebagai pekerjaan manual, tetapi sebagai sektor yang membutuhkan kemampuan analisis, inovasi dan adaptasi. Petani Muda Keren mendorong teknologi digunakan sesuai kebutuhan petani. Tujuannya bukan menggantikan peran manusia, melainkan membuat pekerjaan lebih efektif, mengurangi pekerjaan berulang yang tidak perlu, dan membantu petani mengambil keputusan dengan lebih baik.
Rangkaian pembelajaran smart farming mahasiswa INSTIPER Yogyakarta

Menghubungkan Agroteknologi dan Agribisnis

Bagi mahasiswa Agroteknologi, smart farming memperluas pemahaman mengenai bagaimana teknologi dapat mendukung proses produksi. Bagi mahasiswa Agribisnis, efisiensi dan data produksi menjadi bagian penting dalam menghitung biaya, menjaga kontinuitas pasokan, memenuhi kebutuhan pasar dan membangun usaha pertanian yang kompetitif. Inilah yang ingin diperlihatkan melalui sistem rotasi PKL P4S Petani Muda Keren: pertanian modern membutuhkan kolaborasi antara budidaya, teknologi, manajemen dan pasar.
Mahasiswa INSTIPER dalam program smart farming Petani Muda Keren
Rangkaian ini merupakan INSTIPER x P4S Petani Muda Keren Series #4. Setelah mengenal teknologi produksi dan smart farming, mahasiswa akan melanjutkan perjalanan menuju sisi hilir pertanian untuk memahami bagaimana hasil petani dikelola, dipasarkan dan dihubungkan dengan konsumen. Petani Muda Keren — Bertani, Berinovasi, dan Bertumbuh Bersama.

Petani Maju, Petani Bersatu

Bersama membangun Pertanian Indonesia Yang Sehat, Subur dan Smart.

0811 396 2727

Call / WA