6 Mahasiswa Universitas Udayana Ikuti Magang Berdampak di Koperasi Petani Muda Keren, Kembangkan Produk Juice Sehat
BADUNG, BALI — Koperasi Petani Muda Keren (PMK) melalui Uni Bisnis PT BOS VENUS (Bali Organik Subak Vedatech Nusantara) kembali menjadi ruang belajar, kolaborasi, dan pengembangan inovasi bagi generasi muda. Kali ini, enam mahasiswa Universitas Udayana akan mengikuti Program Magang Berdampak selama dua bulan di Koperasi Petani Muda Keren.
Magang Berdampak merupakan pengembangan dari semangat program MBKM, dengan pembelajaran yang diarahkan semakin dekat pada persoalan nyata, kolaborasi dengan mitra, serta menghasilkan karya dan dampak yang dapat dirasakan.
Enam mahasiswa tersebut berasal dari lintas disiplin ilmu, yaitu empat mahasiswa Fakultas Pertanian dan dua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Didampingi dosen pembimbing magang, Ibu Pradnya, para mahasiswa melakukan pertemuan awal bersama Koperasi Petani Muda Keren untuk memaparkan project yang akan mereka kerjakan selama program berlangsung.
Dari Hasil Pertanian Menjadi Produk Bernilai Tambah
Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya melakukan observasi. Mereka mendapatkan tantangan untuk menghasilkan sebuah project nyata, yaitu mengembangkan produk pascapanen berupa juice sebagai produk sehat untuk konsumen.
Project akan dikerjakan bersama selama dua bulan di Bali Organik Subak dengan pembagian tugas sesuai kompetensi masing-masing. Prosesnya mencakup pengembangan konsep dan produk, pemilihan bahan baku, proses pembuatan, branding, packaging, marketing, komunikasi pemasaran hingga bagaimana produk nantinya diperkenalkan kepada konsumen.
Kolaborasi mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis menjadi kekuatan tersendiri. Produk pertanian membutuhkan pemahaman terhadap bahan baku dan pascapanen, sementara agar berkembang menjadi bisnis, produk juga membutuhkan pemahaman mengenai konsumen, pasar, branding dan strategi pemasaran.
Didampingi Bli Agung Wedhatama dan Tim BoSFresh
Selama project berlangsung, keenam mahasiswa akan didampingi oleh Bli Agung Wedhatama bersama tim BoSFresh. Pendampingan dilakukan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung tentang proses hilirisasi hasil pertanian dan bagaimana sebuah ide produk dikembangkan hingga memiliki peluang untuk diterima pasar.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya datang untuk magang, tetapi mempunyai project, target dan output yang nyata. Mereka belajar bagaimana sebuah ide dikembangkan menjadi produk, kemudian bagaimana produk tersebut dibawa sampai bertemu dengan konsumennya,”
Bli Agung Wedhatama
Dua Bulan, Satu Tantangan: Menciptakan Produk Nyata
Keberhasilan project nantinya tidak hanya dilihat dari terciptanya sebuah produk juice. Lebih dari itu, mahasiswa diharapkan memahami keseluruhan perjalanan sebuah produk: dari komoditas pertanian, proses pascapanen dan penciptaan nilai tambah, hingga membangun identitas produk dan menemukan pasarnya.
Koperasi Petani Muda Keren berharap Program Magang Berdampak ini menjadi ruang kolaborasi antara kampus, mahasiswa, petani, koperasi dan dunia usaha. Pertanian modern memiliki ruang yang luas bagi generasi muda untuk menjadi inovator produk, entrepreneur, marketer, content creator hingga pengembang bisnis pertanian.
Dari kebun, menjadi produk. Dari produk, bertemu pasar. Dari proses belajar, lahir inovasi.